Film Festival Musim Semi Tiongkok tahun ini, tidak ada ketegangan, "Nezha's Devil Boy in the Sea" menang secara menyeluruh.
Ini adalah film animasi yang telah membuat terobosan signifikan dalam pengembangan karakter, inovasi naratif, dan presentasi visual, dan pasti layak ditonton.



Film ini merekonstruksi konotasi tradisional dari alam semesta mitologis Cina. Di satu sisi, sangat berfokus pada pemberontakan "Nezha" dan membawanya ke bidang wacana internasional, sehingga melemahkan pembubaran kesadaran kolektif tradisional Tiongkok. Ini menyoroti transendensi mentalitas sastra Konfusianisme di alam semesta mitologis Tiongkok, yang berbeda dari kenyataan, dan juga mencerminkan efek unik dari mengangkat semangat nasional. Dalam tradisi Cina, mitos sering membawa sifat pemberontak tertentu dan membangun semangat nasional yang sulit untuk tampil dalam realitas masyarakat Tiongkok kuno. Dan semangat ini selalu memainkan peran besar dalam merangsang imajinasi nasional dalam arus bawah sistem wacana nasional Tiongkok. Di sisi lain, film ini memecahkan belenggu mitologi tradisional, membuat citra klasik Nezha lebih tiga dimensi dan realistis. Alur cerita utama berkisar pada bentrokan antara "Nezha" dan "Lingzhu" (Ao Bing), menulis ulang sifat konfrontatif tradisional Nezha Legends, memungkinkan naga dan manusia untuk hidup berdampingan secara harmonis, dan dengan demikian membuat wacana internasional "naga" (bukan " naga ") sebagai totem negara Cina lebih jelas.
Film ini juga menggabungkan banyak nilai modern dalam narasinya, dan proses pertumbuhan Nezha penuh dengan eksplorasi identitas diri. Dia akhirnya memilih untuk menyelesaikan kebencian dengan cinta dan pengertian, daripada mengandalkan kekuatan untuk menyelesaikan masalah. Gaya naratif ini membuat penonton merasakan kepedulian yang kuat terhadap kenyataan. Dalam hal presentasi visual, film ini telah mencapai ketinggian baru dalam film animasi domestik, dengan tekstur visual yang sangat baik, aplikasi warna yang unik, dan desain efek khusus yang mempertahankan misteri mitologi tradisional sambil menggabungkan kesejukan teknologi modern.
Film ini bukan hanya adaptasi sederhana dari kisah mitologis, tetapi juga eksplorasi mendalam tentang sifat dan takdir manusia. Ini mengeksplorasi proposisi filosofis apakah nasib dapat diubah melalui proses pertumbuhan Nezha, mencerminkan kesulitan pertumbuhan dan tekanan psikologis yang dihadapi oleh kaum muda dalam masyarakat kontemporer. Saya berharap energi positif dari film ini dapat membimbing orang untuk terus bergerak maju dengan berani, dan semoga masa depan kita bersinar cerah!
